Konsumen Salon Dan Spa Hanya Diberi Waktu Maksimal 1 Jam

foto

Bagian Humas Setda Kota Bandung

Bandung,”SJN”.com - Pemerintah Kota Bandung memberikan sinyal untuk mengizinkan layanan kecantikan seperti spa, salon, dan lainnya beroperasi di masa Adaptasi Kebiasaan Baru. Namun, setiap layanan hanya diberikan waktu satu jam. 

"Kita tekanan perawatan ini (salon dan spa) tidak boleh lebih dari satu jam," tegas Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana di Trans Studio Mal, Selasa (15/9/2020). 

"Hari ini di TSM melakukan simulasi salon kecantikan atau perawatan. Setelah kita pantau, treatment-nya tidak boleh lebih dari satu jam. Insyaalah mereka sudah bisa memenuhi," imbuhnya.

Demi menjaga keamanan mulai dari jarak dan interaksi antara konsumen dan petugas maka diperlukan sekat.

"Beberapa hal kita minta disiapkan juga, salah satunya mika plastik, menghindari interaksi langsung antar konsumen dan petugas," ujarnya. 

Tak hanya itu, untuk kenyamanan maka pengelola salon atau spa wajib menerapkan pendaftaran online agar tidak terjadi antrean konsumen.

"Diatur jadwalnya, semua harus online. Kapasitas tidak boleh lebih dari 50 persen," pinta Yana.

Ia meminta kepada para pengusaha untuk tetap mematuhi peraturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. Hal tersebut guna memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pengelola dan konsumen.

"Tolong patuhi aturan. Mulai dari standar protokol kesehatan dan sebagiannya," ujar Yana. (yan)**

Editor: Ervan Radian

Bagikan melalui
Berita Lainnya
36 Wartawan Ikuti Raker dan OKK di Rancabali
NPCI Kota Bandung Berikan Bantuan 500 Paket Kepada Atlet Paralimpic
Ema : Tak Ada Lagi Ruang Basa-Basi
Resmi Diluncurkan, Ini Filosofi Logo Hari Jadi Ke – 210 Kota Bandung
Hj. Yena, "Pemimpin Bisa Menyelesaikan Persoalan di Masa Pandemi Covid-19"