Hj. Yena, "Pemimpin Bisa Menyelesaikan Persoalan di Masa Pandemi Covid-19"

Hj. Yena, "Pemimpin Bisa Menyelesaikan Persoalan di Masa Pandemi Covid-19" Sasra Firmansyah

RANCABALI, "SJN".com - Bakal Calon Bupati Bandung Hj. Yena Iskandar Masoem menyempatkan diri untuk menghadiri kegiatan rapat kerja dan orientasi kewartawanan dan keorganisasian (OKK) yang dilaksanakan PWI Kabupaten Bandung di Obyek Wisata Walini, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Kamis (10/9/2020).

Yena yang didampingi bakal calon Wakil Bupati Bandung Atep,  mengatakan, media ini merupakan pilar demokrasi keempat di Indonesia harus menunjukkan eksistensinya dengan baik.

"Saya mengapresiasi teman media, yang sudah menunjukkan eksistensinya. Masyarakat bisa ikut partisipasi dalam menghadapi Pilkada Bandung. Saya juga berharap media, dalam partisipasinya  menjadi media yang menghibur, sehingga jadi clear.  Kedua memberikan informasi dan edukasi, sehingga masyarakat  mengetahui pendidikan politik sebenarnya. Media harus jadi wahana ekonomi bagi para pelaku di dalamnya," harap Yena di hadapan puluhan wartawan. 

Yena berharap Pilkada Bandung berjalan baik dan melahirkan pemimpin berkualitas. "Bukan hanya gunting pita, dan bisa  menyelesaikan persoalan di masa pandemi Covid-19," ucapnya. 

Yena dengan latar belakang pengusaha apoteker ini menyatakan bahwa dirinya siap melayani masyarakat yang sehat maupun yang sakit. "Saya memiliki catatan, Kabupaten Bandung yang sudah baik dan harus lebih baik kedepannya," ungkapnya. 

Ia pun berkeinginan untuk  menunjukkan tata kelola pemerintah bersih, profesional dan transparan. "Saya melihat potensi 3,6 juta penduduk di Kabupaten Bandung, itu aset bagi Kabupaten Bandung, bagaimana daerah ini  sejahtera. Bagaimana menciptakan manusia beriman dan bertakwa yang punya skill dan berdaya saing dalam kancah perekonomian," ungkapnya.

Yena juga berharap kepada kaum milenial untuk diberikan pelatihan dalam bidang UMKM. Untuk itu, ia berharap kepada pasangannya Atep untuk merangkul kaum mulenial untuk menjadi pemuda kreatif.

Selain itu menjadi mental juara dan memberikan motivasi kepada kaum milenial muda untuk mengisi waktu sebaik-baiknya. 

"Saya melihat potensi sumber daya alam di Kabupaten Bandung, di antaranya mendorong pariwisata berbasis lokal," ungkapnya. 

Lebih lanjut Yena mengatakan ada tugas penting memimpin saat pandemi Covid-19 ini, di antaranya bagaimana mengembalikan masa Covid-19.

"Itu yang paling penting. Pemimpin harus memiliki inovasi dan kreatifitas. Di masa pandemi Covid-19, kondisi masyarakat yang saya lihat sangat memprihatinkan," tuturnya.

Ia pun memiliki program kedepan untuk memerhatikan potensi UMKM yang ada di Kabupaten Bandung. Para pelaku UMKM harus mendapatkan perhatian pemerintah. 

"Pemerintah harus hadir di sini. Yang dibutuhkan mereka itu pasar, setelah memiliki skill dalam usaha tersebut," katanya.**

Penulis : Sasra Firmansyah 

Editor: Ervan Radian

Komentar